Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Terinjak Bukan Berarti terHina


pejagailmu.blogspot.com

Ia memang alas tapi ia tak pernah beralasan
lalu mengelak segala apa yang ia terima
ia memang lemah terurai
tapi ia selalu menyatu lalu menjadi satu dan kokoh
kelembutannya mensucikan
meski yang ia dapat kotor dan jijik
apa yang kau lempat padanya Ia balas dengan keteduhan
apa yang kau hujamkan padanya Ia balas dengan kemanisan rasa
Ia terinjak
tapi Ia takkan menjadi hina
Ketegarannya sejalan dengan waktu hingga akhir masa
Hingga Ia akan diguncang seguncangnya
lalu hamburan cahanya menggelegar bagai kapas-kapas yang lembut hancur
lalu yang terbenam bangkit dari dalamnya
bersaksilah Ia tentang perjalanan jiwa-jiwa
kini Ia terhampar luas menjadi masyar yang membentang
Ia adalah tanah berpijak
Tanah dimana negeri-negeri berdiri menjadi saksi
Ia terinjak
Tapi Ia mulia
Ia adalah Bumi tempat berdiri dan mati
dimana kau berlaku bejat atau berlaku kesatria
sungguh dari sanalah manusia berasal
Dan padanya pula manusia kembali
lalu apa yang membuat kesombongan?
sedang setiap yang bernyawa pasti mati
Terinjak Bukan berarti Terhina
di dalam sebutir debu kemuliaan. (pejaga ilmu)

Bohong Mati

Innalillahi wainna ilaihi roji'un
Dari Alloh kembeli pada Alloh
Sebuah nama kini telah mati.
pejagailmu.blogspot.comnama yang selalu menjadi laku telah kaku.
samar menyamar menjadi sosok terindah.
memajangkan diri sebagai sang pujaan.
dari tuturnya berucap beribu kisah.
kisah yang sulit dimengerti.
alibi alibi yang saling menutupi.
mengelak dan menolak
Nama itu kini telah terkikis
menampakan wujud asli dibalik konspirasi

Runtuh satu demi satu
pilar pilar sandiwara yang dibangun menampakan anima anima
wajah cantiknya berubah menjadi tua renta
hanya tertutup kain penghias

tak perlu berteriak
meneriakan BOHONG dengan lantang
karena kini Ia sudah mati
kehidupan yang menjalar di lingkaranku
kehidupan yang bernama BOHONG
kini telah berganti
haruskah kini aku membalas?
ataukah aku harus memelas?
kekalutan yang tercipta selama masa kini berganti lega
lega karena Bohong telah menamatkan diri
merenungku kini ditepian pagi menyambut hari baru
menutup kupasan malam yang menyeramkan
dan dendamku aku kebumikan bersama kebohongan yang tertelan.
(pejaga ilmu)

Dunia Sandiwara

Dalam Kerancuan
bimbangkan diri
dalam laku bertingkah terbaik
bagai dua sisi mata
pejagailmu.blogspot.combenar sangka atau salah sangka
karena keterbatasan mata untuk membaca
membaca Hati yang terhalang

hanyalah sebuah sosok
seperti topeng yang indah diwajah yang buruk
ataupun topeng durjana diwajah mempesona
saat dirundung duka
senyum tawa membahana meraja
saat suka menyapa
terdiamlah membungkam dalam sunyi
mensyukuri dalam hati
dalam lirih berucap
peranan kehidupan
saat ksatria licik terus mengakali
sedang penjahat baik hati menyebar bakti

seperti sebuah metamorfosis kesepian
saat menegerti diri bukanlah dia atau mereka
namun diri tetaplah diri yang utuh
diri yang mengilhami segala laku
bukankah semua akan di papar kan kembali di kehidupan nanti?
(pejaga ilmu)

Berkumpul Dengan Orang Soleh

Tentu Kawan semua hafal dengan lirik Obat Hati atau Tombo Ati yang berbunyi
"Obat Hati ada 5 perkaranya,
Yang pertama Baca Quran dan maknanya
yang kedua Sholat malam dirikanlah
yang ketiga Berkumpulah Dengan Orang Soleh
yang keempat Perbanyaklah Berpuasa
Yang kelima Dzikir malam Perpanjanglah......."
pejagailmu.blogspot.com


Dari Kelima Obat Hati tersebut empat diantaranya membaca Al Quran, mendirikan Sholat, berpuasa, dan Dzikir adalah obat yang umumnya dilakukan secara individu. atau sendiri sendiri.
Berbeda dari keempat obat tersebut Berkumpul dengan orang soleh adalah sebuah aktivitas yang dilakukan berjamaah, baik 2, 3, 4 10, 100 atau lebih dari itu.
Ini menjadi menarik karena ternyata  banyak sekali Hikmah dari Berkumpul dengan orang soleh. dimana disana akan di bahas segala ilmu agama, bersama-sama berdzikir dan mengagungkan Alloh, saling bertukar pikiran dan pendapat, saling share kehidupan sebagai saudara. serta berbagi informasi pekerjaan dan jalan rezeki juga jodoh.
Alangkah Indahnya sekumpulan orang yang disana bedzikir mengingat Alloh, berdoa dan mendoakan orang tua, bukankah itu amal soleh sebagai bakti kepada kedua orang tua yang telah meninggal?.

Rosululloh. SAW bersabda :


'Tidaklah duduk suatu kaum, mengingat-ingat Allah Azza wa Jalla, kecuali malaikat menaungi mereka, rahmat(kasih sayang) Allah meliputi mereka, ketenangan turun kepada mereka, dan Allah Subhanahu wa Ta'ala mnyebutkan kepada makhluk yag ada di sisinya.
(H.R. Muslim)

Dan lagi Majelis ta'lim sebagai majelis ilmu tentu ada jalan Surga di sana, ada ,alaikat yang meridhoi mereka.
Halaqoh  halaqoh kecilpun luar biasa sebagai keluarga kecil yang saling mengerti dan tolong menolong serta berlomba-lomba dalam kebaikan.

berkumpul dengan orang soleh akan menjadi nasihat untuk kita, dan kita akan selalu mendapat apa yang mereka dapat, bukankah bila kita berteman dengan penjual minyak wangi kita akan merasakan harumnya?

indahnya Obat Hati ini semoga hati kita selalu terjaga. (pejagailmu)



Istriku, apa yang sedang kau resahkan?

Wahai Istriku, apa yang telah menyesakan dadamu, menghimpit aliran nafasmu, dan mengganggu masa istirahatmu?
Apa yang membuat malam harimu begitu panjang, menjadikan air mata menetes dari kelopaknya, dan mengubah pipimu menjadi merah sayu?
Apa yang sedang kau rasakan? apa yang sedang kau resahkan?

pejagailmu.blogspot.comIstriku, jika beban kehidupan telah membuatmu demikian, beban rumah tangga, kesempitan rezeki, ujian tak ujung usai, dan musibah yang jua berhenti.
Laksana awan Hitam selalu menaungimu.

Tapi sungguh telah telah terikat di sisimu. seorang yang tak henti menguatkanmu, yang selalu menggoreskan Tinta nasihat kepadamu, mengajakmu pada cahaya, membuka tirai kesedihan dan keresahan, mewarnai harimu denga ketentraman dan kebahagiaan. dialah Suamimu.
Istriku, sesungguhnya kekuatan, nasihat, cahaya, ketentraman dan kebahagiaan itu kuncinya adalah kebersamaan Kita dengan Alloh. Alloh yang Maha Pelindung dan Pemberi petunjuk dan pada_NYA lah semua makhluk bergantung dan berserah diri

Istriku, hanya pada Alloh tempat mengadu segala musibah dan kehidupan. Di jalan_NYA tidak ada satupun yang tertutup, Tidak ada yang mustahil, semuanya mungkin dan akan terjadi. Janjinya tidak pernah teringkari, Kasih sayang_NYA tidak akan habis meskipun seluruh makhluk memintanya.

Sungguh Dia Maha dekat, Rasululloh pun telah sampaikan kabar gembira pada kita.

sabda Beliau " Apabila hamba-Ku datang kepada_Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari"(H.R. Bukhari dan Muslim)

satu langkah kita, seribu Langkah_NYA kepada kita.

Alloh berfirman
"Dan apabila hamba_KU, bertanya kepadamu(Muhammad) tentang AKU, maka bahwasanya AKU adalah dekat. AKU mengabulkan permohonanorang yang berdoa kepada_KU...(Q.S. Al-Baqarah : 186)

Istriku, tak ada jalan lain yang harus kita lewati selain menuju Rahmat_NYA, tidak ada yang kita datangi selain pintu Karunia_NYA, tak ada tempat bergantung selain Kuasa_NYA.
Istriku, Nasihat ini yang akan menghapus segalan keresahan dan air matamu.
istriku tersenyumlah.


Episode Senja



pejagailmu.blogspot.com
Lembayung senja di ujung masa
Tersirat kerut kerut di langit barat.
Pertanda hari akan terhenti
Dan malam akan segera hadir merasuk.
Lelah sudah raga menjalani kehidupan yang serasa sebentar.
Sehari saja.
Seperti musafir yang mengembara dan berteduh di sebuah gubuk.
Butiran amal telah tersebar di penjuru bumi.
Kebaikan akan dib alas kebaikan.
Keburukan??
Akankah dibalas dengan kengerian hujaman?
Ataukah ampunan dari sebuah kasih sayang sejati.
Senja yang berwarna kuning kemerahan
Membuat mata semakin sendu dan rindu.,
Terbayang semua masa,
Masa yang membuat senyuman ataupun tangisan
Menjadi haru biru.
Biarlah renta renta menjamah
Biarlah segala mampu pergi.,
Biarlah segala berganti menjadi bertumpu kembali.,
Seperti saat belajar berjalan dengan tongkat.,.
Seperti saat ditimang sayang.,
Senja yang memeluk.
Mendekap jiwa dalam kehangatan rindu.,
Jika nanti harus menutup mata.,
Semoga terucap kalimah terindah
Asyhadu al laa ilaaha illallooh wa asyhadu anna muhammadar rosuulullooh.
for-single.blogspot.comDalam kesyahidan tanpa berhisab. (pejagailmu)

Asmaul Husna



Sungguh Alloh Maha indah dan mencintai keindahan

 “Hanya milik Allah asmaulhusna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaaulhusna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. ." (Surah Al-A'raf, ayat 180).

Dan dengan Asmaul Husna yang terlantun di hati dan bibir ini menjadikan semua terasa indah dan bahagia.

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan tenang tenteram hati mereka dengan "zikrullah". Ketahuilah dengan "zikrullah" itu, Hati menjadi tenang." Surah Ar-Ra'd, ayat 28.

pejagailmu.blogspot.com

pejagailmu.blogspot.com

pejagailmu.blogspot.com

Menuju Pernikahan part khitbah, nikah, dan walimah



Khitbah (lamaran)


pejagailmu.blogspot.com

 Khitbah adalah jalan pembuka menuju pernikahan. Boleh dibilang, khitbah merupakan jenjang yang memisahkan antara pemberitahuan persetujuan seorang gadis yang sedang dipinang oleh seorang pemuda dan pernikahannya. Keduanya sepakat untuk menikah. Tapi, ini hanya sekadar janji untuk menikah yang tidak mengandung akad nikah.
Batasan Khitbah :
 1. Khitbah biasanya, peminangan seorang pria kepada wanita (tentunya kepada wali wanita tersebut). seorang wanita juga bisa meminta kepada pria untuk dinikiahi.
 Rasulullah bersabda yang di riwayatkan oleh imam bukhari dan muslim. Yang artinya: telah datang seorang prempuan kepada Rasulullah yang mana prempuan tersevut meminta kepada nabi untuk menikahinya,sehingga nabi berdiri di sampingnya lama sekali, ketika itu salah satu dari sahabat melihatnya dan beranggapan bahwa beliau tidak berkehendak untuk menikahinya, maka sahabat tersebut berkata: nikahkan saya ya Rasullah jikalau kamu tidak ada hajah(berkehendak) untuk menginginkannya, maka berkata Rasulullah : apakah kamu punya punya sesuatu? dia berkata tidak!, dan beliau berkata lagi buatlah cicin walaupun dari besi, kemudian sahabat tersebut mencarinya dan tidak mendapatkan nya, kemudian beliau bersabda : apakah kamu hafal beberapa surat dari alquran ?Dia menjawab iya!surat ini dan ini,maka beliau bersabda : saya nikahkan kamu dengan nya dengan apa yang kamu hafal dari alquran.”
Dari kontek hadist di atas sudah jelas sekali bahwa di perbolehkan bagi perempuan untuk meminta kepada seorang lelaki soleh yang bertaqwa dan berpegang teguh terhadap Dinnya untuk meminangnya, jika lelaki tersebut ingin maka nikahi dan jikalau tidak maka tolaklah, akan tetapi tidak di anjurkan untuk menolaknya secara terang-terangan cukup diam dengan memberikan isyarat, untuk menjaga kehormatan hati prempuan tersebut .

2. Khitbah bukan menghalalkan segalanya Khitbah (tunangan) bukanlah syarat sahnya nikah ,akad nikah tanpa khitbah tetap sah, akan tetapi khitbah suatu wasilah untuk menuju ke jenjang pernikahan yang di perbolehkan .
 Mari kita simak syafi’iyah: khitbah adalah suatu yang di sunatkan dan di anjurkan ,dengan dalil fi’iliyah sebagai mana Rasulullah meminang aisyah binti abu bakar ra. Dalam masa penantian sebelum resmi menikah, seorang lelaki dan perempuan wajib menjaga kehormatan dirinya. Meskipun sudah melakukan khitbah atau pertunangan, tetap saja keduanya belum dihalalkan untuk melakukan sesuatu yang lazim dipraktekkan pasangan suami isteri. Dari sini, tidak dibenarkan bagi kedua tunangan untuk melanggar batas-batas syariat, seperti percampuran dan kencan. Ketentuan umum terkait aurat, ikhtilath/khalwat tetap menjadi larangan. Untuk menghindari hal-hal sepertiini, solusi terbaik adalah tindakan preventif dari hal-hal yang diharamkan Allah swt, termasuk menjaga jarak dengan calon isteri atau suaminya sedini mungkin. Sebab, hubungan khatib (pelamar) dgn makhtubahnya (perempuan yang dilamar) adalah hubungan yang paling rawan dan berbahaya.

 3. Jangan berlama dalam masa khitbah Meski tidak ada nash khusus tentang batas waktu masa khitbah, tapi dianjurkan menikah dan khitbah tidak terlalu lama. Untuk menghindarkan fitnah dan berbagai potensi terjadinya kerusakan. Sesudah khitbah (permohonan menikah) disetujui, sebaiknya keluarga kedua pihak bermusyawarah mengenai kapan dan bagaimana walimah dilangsungkan.
 “Dan sesuatu yang mengantarkan kepada keharaman, haram pula hukumnya”

 4. Haram meminang pinangan saudaranya diriwayatkan oleh al-Bukhari bahwa Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma menuturkan: “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang sebagian kalian membeli apa yang dibeli saudaranya, dan tidak boleh pula seseorang meminang atas pinangan saudaranya hingga peminang sebelumnya meninggalkannya atau peminang mengizinkan kepadanya”
 Boleh hukumnya mengkhitbah lewat SMS, karena ini termasuk mengkhitbah lewat tulisan (kitabah) yang secara syar’i sama dengan khitbah lewat ucapan. Kaidah fikih menyatakan : al-kitabah ka al-khithab (tulisan itu kedudukannya sama dengan ucapan/lisan). (Wahbah Az-Zuhaili, Ushul Al-Fiqh Al-Islami, 2/860). Kaidah itu berarti bahwa suatu pernyataan, akad, perjanjian, dan semisalnya, yang berbentuk tulisan (kitabah) kekuatan hukumnya sama dengan apa yang diucapkan dengan lisan (khithab).
 Namun setelah saya coba konsultasi dengan mas’ul, bila SMS ini juga sudah disetujui oleh sang akhwat(wanita), maka haruslah setelah itu sang ikhwan(pria) berkunjung bersama walinya ke orang tua akhwat tersebut. agar khitbahnya menjadi sah.

Yang perlu disadari, khitbah mirip jual beli, dalam masa tawar menawar bisa jadi, bisa juga batal. Pembatalannya harus tetap sopan menurut aturan Islami, tidak menyakiti hati dengan kata-kata yang kasar, tidak membicarakan aib yang sempat diketahui dalam khitbah kepada orang lain. Namun sebagaimana jual beli harus ada prinsip kedua belah pihak ridho. Khitbah baru bisa berlanjut ke pernikahan jika kedua pihak ridho, jika salah satu membatalkan proses tawar menawar maka pernikahan tak akan jadi. Kalaupun dibatalkan (meski mungkin menyakitkan), harus ada alasan yang kuat untuk salah satu pihak membatalkan rencana nikah yang sudah matang. Sebab Islam melarang ummatnya saling menyakiti tanpa alasan. Jadi jika ada yang ragu (dengan alasan yang benar) sebelum menikah, sebaiknya membatalkan sebelum terlanjur.

pejagailmu.blogspot.com
Nikah
Tidak ada satu nash pun baik dalam Al-Qur`an maupun As-Sunnah yang menetapkan batasan waktu antara khitbah dan nikah. Baik tempo minimal maupun maksimal. (Yahya Abdurrahman, Risalah Khitbah, hal. 77). Dengan demikian, boleh saja jarak waktu antara khitbah dan nikah hanya beberapa saat, katakanlah beberapa menit saja. Boleh pula jarak waktunya sampai hitungan bulan atau tahun. Semuanya dibolehkan, selama jarak waktu tersebut disepakati pihak laki-laki dan perempuan. Satu hari bisa jadi sudah deadline bagi pria-wanita yang sudah sedemikian menggebunya hingga khawatir terjerumus kepada dosa zina. Namun jika bisa merasa ‘aman’ dengan menunda beberapa waktu tidak masalah.

Walimah
Wajib mengadakan walimah setelah dhukul(bercampur), berdasarkan perintah Nabi saw. kepada Abdurrahman bin ’Auf r.a. agar menyelenggarakan walimah sebagaimana telah dijelaskan pada hadits berikut. Dari Buraidah bin Hushaib bertutur, ”Tatkala Ali melamar Fathimah r.anha, berkata, bahwa Rasulullah saw bersabda, ”Sesungguhnya pada perkawinan harus diadakan walimah.” (Shahih Jami’us Shaghir no:2419 dan al-Fathur Rabbani XVI:205 no:175).
Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam penyelenggaraan walimah :

a. HENDAKNYA walimah dilaksanakan dalam tiga hari, setelah dhukhul (bercampur), karena perbuatan inilah yang dinukil dari Nabi saw. Anas r.a. bertutur, “Nabi saw. menikahi Syafiyah dan menjadikan pemerdekaannya sebagai maharnya dan mengadakan walimah selama tiga hari.” (Sanadnya Shahih: Adabuz Zifaf hal.74, diriwayatkan Abu Ya’la dengan sanad hasan sebagaimana yang disebutkan dalam Fathul Bari, IX:199 dan yang sema’na diriwayatkan Imam Bukhari sebagaimana yang dijelaskan dalam Fathul Bari IX:224 no:1559. Demikian menurut Syaikh al-Albani.

b. Mengundang orang-orang yang shalih baik fakir maupun kaya, karena Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah kamu bersahabat kecuali dengan orang mukmin. Dan Jangan (pula) menyantap makananmu kecuali orang yang bertakwa.” (Hasan: Shahihul Jami’us Shaghir no:7341, ‘Aunul Ma’bud XIII:178 no:4811 dan IV:27 no:2506).

c. Hendaknya mengadakan walimah, dengan memotong seekor kambing atau lebih, bila mampu. Hal ini berdasarkan sabda Nabi saw. yang ditujukan kepada Abdurrahman bin ’Auf r.a., ”Adakanlah walimah meski hanya dengan menyembelih seekor kambing.” (Muttafaqun ’alaih). Dari Anas r.a. berkata, ”Aku tidak pernah melihat Rasulullah saw. mengadakan walimah untuk pernikahan dengan seorang wanita sebagaimana yang beliau adakan ketika kawin dengan Zainab dimana beliau menyembelih seekor kambing.” (Muttafaqin ’alaih: Muslim II:1049 no:90 dan 1428, dan lafadz ini baginya, Fathul Bari IX:237 no:5171, dan Ibnu Majah I:615 no:1908).

Boleh menyelenggarakan acara walimah dengan hidangan yang mudah didapatkan walaupun tanpa daging berdasarkan hadits Anas. Dari Anas r.a. berkata, ”Nabi saw. pernah menginap tiga hari di suatu tempat antara Khabir dan Madinah untuk menyelenggarakan perkawinan dengan Shafiyah binti Huyay. Kemudian aku mengundang kaum muslimin untuk menghadiri walimah Beliau. Dan tidak didapatkan dalam walimah tersebut ada roti ada daging, lalu diatasnya diletakkanlah korma kering dan minyak samin. Sehingga hidangan itu menjadi walimah Beliau.” (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari IX:224 no:1559 dan lafadz ini baginya, Imam Bukhari, Muslim II:1043 no:1365 dan Nasa’i VI:134).

Tidak boleh mengkhususkan undangan hanya untuk orang-orang kaya, tanpa orang-orang miskin, Nabi saw bersabda, ”Seburuk-buruk hidangan ialah hidangan walimah. Dimana orang yang berhak mendatanginya (orang yang berhak mendatanginya: orang miskin) dilarang mengambilnya, sedangkan orang yang enggan mendatanginya (Orang yang enggan mendatanginya: orang kaya (peng..)) diundang (agar memakannya). Dan barangsiapa yang tidak memenuhi undangan, maka sungguh ia bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (Muttafaqun ’alaih: Muslim II:1055 no:110/1432, dan diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim juga dari Abu Hurairah secara mauquf padanya bisa dilihat dalam Fathul Bari IX:244 no:5177).

for-single.blogspot.comsemoga bermanfaat